Berita  

Diduga Operator SPBU 54-682-04 Melakukan Kerja Sama Dalam Praktik Melayani Pelaku Usaha BBM Pertalite Bersubsidi

BONDOWOSO – Kegiatan siang hari bagi pelaku ilegal memang sering dipakai untuk melakukan /melancarkan aksinya,  justru mata mafia kian beringas mengejar waktu demi meraih target keuntungan, seperti yang terjadi di salah satu SPBU di Maesan diduga telah melanggar aturan yang diterbitkan pemerinta.

Pelaku usaha BBM jenis Pertalite yang jelas-jelas disubsidi oleh pemerintah untuk masyarakat bukan untuk pengusaha, terpantau tengah mengisi tangki motor yang sudah di modifikasi diluar batas dan sebagian menggunakan mobil yang melanggar aturan. kendaraan tersebut tampak bolak-balik keluar masuk SPBU  54-682-04 yang berlokasi Jalan Jember Bondowoso yang masuk wilayah hukum Polsek Maesan Bondowoso, Jumat (08/03/2024) dini hari.

Saat awak media kedapatan salah satu tengkulak menggunakan mobil saat menyedot/memindahkan bensin Jenis Pertalite ke derigen dipinggir jalan,

Selanjutnya awak Media mendatangi pengawas SPBU guna mengkonfirmasi kegiatan tersebut, namun menejer SPBU tidak ada di kantor.

Diduga para operator sengaja membiarkan para pengusaha BBM jenis Pertalite dengan cara belanja berulang-ulang, diduga lemahnya pengawasannya dari pihak SPBU sehingga leluasanya para mafia penyedot pertalite dalam jumlah banyak, tidak main-main ada dua kendaraan motor gede yang kapasitas tangki yang menampung isi hingga 29 Liter dan 30 Liter.

Diduga konspirasi/pemufakatan jahat yang telah dibangun antara pelaku dan operator kian apik dan rapih nyaris tak tercium dan tersentuh hukum.

Lantas UU Migas No 22 tahun 2001 itu untuk apa ? Jika memang malah operator SPBU sendiri yang ikut terlibat main didalamnya? Padahal jelas acuan pemerintah agar penggunaan BBM Bersubsidi itu supaya tepat sasaran, bukan malah dipergunakan oleh kelompok pengusaha yang ikut nebeng kepada haknya masyarakat.

Jika hak masyarakat dirampas oleh pengusaha nakal, maka jelas pelanggaran harus segera disikapi.
Jangan sampai kelangkaan BBM tersebut nyatanya akibat ulah oknum-oknum nakal yang sengaja menabrak aturan yang ada. Diduga mereka tidak melengkapi atau Izin Niaga Umum (INU) yang di keluarkan oleh Ditjen Migas.

Trending :
Bencana Puting Beliung Mengakibatkan Kerusakan Atap Rumah Warga, Berikut Keterangan Camat Tapen

Hingga terbitnya berita ini dan beredar luas, pihak pengawas SPBU 54-682-04  belum dapat dimintai keterangannya. (Tim)